ES

European Science Journals: EOJNSS, JAELT, more to come...

European Online Journal of Natural and Social Sciences

Public speaking and Politeness in the Perspective of Political Communication: Reflection on Language and Politics

Haerul Haerul, Andoyo Sastramiharjo, Vismaia Damaianti, Yeti Mulyati

Abstract


Hampir setiap politisi pandai berbicara dan pandai beretorika, namun banyak yang bermasalah dengan aspek kesantunan. Masalah ini perlu ditelaah secara mendalam dan ditanggapi secara serius, sebagai upaya untuk menciptakan politisi yang santun dan menciptakan politik yang damai. Tujuan penelitian ini adalah melakukan refleksi terhadap bahasa dan politik dengan mengkaji hakikat keterampilan berbicara, kesantunan berbahasa dalam perspektif komunikasi politik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan wawancara dengan 10 politisi. Melalui wawancara tersebut, peneliti mengidentifikasi masalah dan menganalisis kebutuhan politisi dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum dan mengembangkan sikap bahasa dan kesantunan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa banyak politisi besar yang berbicara di depan umum dari sudut pandang retoris, tetapi masih melakukan pelanggaran kesantunan berbahasa. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah ketidakmampuan politisi untuk mengontrol emosinya ketika berada dalam suasana komunikasi yang tidak kondusif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam dunia politik tidak hanya dibutuhkan keterampilan retorika tetapi juga keterampilan berbahasa yang santun. Bahasa yang santun dapat digunakan sebagai strategi komunikasi politik untuk mendapatkan simpati masyarakat dan menciptakan suasana politik yang damai. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam dunia politik tidak hanya dibutuhkan keterampilan retorika tetapi juga keterampilan berbahasa yang santun. Bahasa yang santun dapat digunakan sebagai strategi komunikasi politik untuk mendapatkan simpati masyarakat dan menciptakan suasana politik yang damai. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam dunia politik tidak hanya dibutuhkan keterampilan retorika tetapi juga keterampilan berbahasa yang santun. Bahasa yang santun dapat digunakan sebagai strategi komunikasi politik untuk mendapatkan simpati masyarakat dan menciptakan suasana politik yang damai.


Keywords


Communication, Language, Politeness, Politics, Speaking

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.